Sensasi Alun-alun Kidul di Yogyakarta

Yogyakarta ialah sebuah provinsi yang masih kental dengan kesultanannya sehingga memiliki Alun-alun Utara dan Alun-alun Selatan atau Alun-alun Kidul yang letaknya di depan dan di belakang keraton. Alun-alun yang berfungsi sendiri-sendiri sejak zaman dahulu. Alun-alun Utara ialah kawasan untuk kumpul masyarakat dengan perwatakan ribut sehingga fungsinya juga untuk menyeimbangkan watak ribut tersebut. Sedangkan yang Kidul atau yang sering disebut dengan Alkid merupakan alun-alun yang dikenal sebagai peristirahatan atau palereman Dewa-dewa. Alun-alun ini dianggap sebagai alun-alun yang menentramkan jiwa.

Jamelatour.co.idRental Mobil Jogja, kami menyediakan mobil-mobil dengan tahun baru untuk disewakan, Avanza, Xenia, Mobilio, Brio, Ertiga, Inova, Elf, Hiace. Semua dalam keadaan bersih, nyaman dan harum. Segera kontak 081578781230 untuk booking. 

Alun-alun Kidul banyak digunakan sebgai tempat latihan prajurit seperti misalnya Setonan atau ketangkasan berkuda, Manahan atau ketangkasan lomba memanah dengan kondisi bersila, Rampok Macan atau kegiatan lomba mengadu hewan harimau, Masangin atau Latihan konsentrasi diri dengan cara berjalan melewati pepohonan beringin atau biasa disebut dengan ringin kurung yang lokasinya pada tengah Alkid sembari mata ditutup kain. Tapi kini sudah tidak ada yang berlatih lagi di areal tersebut karena sudah berfungsi menjadi ruang publik, tempat hiburan bagi setiap masyarakat Yogya. Sudah dipastikan setiap hari selalu ramai dikunjungi oleh masyarakat dari bermacam-macam usia. Fungsi dari Alkid yang sudah bergeser sangat jauh tapi masih tetap menenangkan hati. Setiap masyarakat duduk dan mengobrol pun masih terasa ketenangannya. Ikon Alkid ini sudah menjadi destinasi bagi pengunjung untuk melihat tradisi Jawa.

Mengenal Tradisi Laku Masangin

Kegiatan yang dilakukan di Alun-alun Kidul begitu beramcam-macam, tapi yang masih terkenal hingga saat ini ialah Laku Masangin. Dari beberapa mitos sangat dipercayai sejak dahulu atau sudah turun-temurun untuk membersihkan dan sangat berharap jika memiliki permohonan dapat terkabul. Banyak masyarakat yang masih kurang percaya dan sampai saat ini juga penasaran. Bahkan situasi Alkid ketika pagi juga sudah dipenuhi banyak ibu yang menggendong anak kecil, para pedang jajanan, dan para anak sekolah untuk berolahraga. Beberapa hari ketika sore hari pun di Alkid juga sangat ramai pengunjung yang senang sekali menghabiskan waktu hingga Magrib. Sehingga situasinya semakin ramai dari kunjungan para wisatawan yang ingin melihat masangin atau suka sekali kumpul di dekat jalan. Nanti lampu hias menjadi andalan ketika sudah malam.

Ada beberapa makanan khas di  Alun-alun Kidul untuk duduk menyantap makanan di berbagai angkringan. Wisatawan pun juga seringkali menghabiskan minuman di berbagai warung seperti wedang ronde, wedang bajigur, serta jagung bakar. Jika waktunya keraton mengadakan pagelaran wayang Sasono Hinggil Dwi Abad dan ketika sebelum upacara Grebeg, para wisatawan bisa melihatnya sebagai suatu tradisi yang disukai. Alun-alun ini menjadi tempat perayaan.

Lokasi dan Biaya yang Dikenakan untuk Menikmati Alun-alun Keraton Yogyakarta

Alun-alun Kidul atau Alun-alun Selatan yang letaknya di belakang Keraton sangat mudah terjangkau karena merupakan jantung kota. Kota Malioboro sebagai titik nol dapat dijangkau selama 15 menit dengan naik becak dan andong. Ketika perjalanan pun ada pasar burung Ngasem atau istana air Tamansari yang bisa dijangkau dengan kendaraan umum dengan mengambil jalur 5, di Plengkung Gading, kemudian jalan ke utara dalam waktu 5 menit. Fasilitas yang bisa dimanfaatkan ialah menyewa Jasa penutup mata untuk mencoba tradisi Masangin sebanyak Rp 3.000,00, menyewa jasa sepeda tandem sebanyak Rp 10.000,00 per 4 kali putaran dengan naik sepeda tandem 2, dan untuk naik sepeda tandem 3 tiga putaran.

Anda tidak ingin ribet untuk masalah rute dan penginapan ke Alun-alun Kidul? Jangan khawatir, anda bisa menggunakan jasa Paket Wisata Jogja dan Sewa Mobil Jogja Jamela Tour & Travel. Silahkan kontak kami di 081578781230.

Leave a Reply